Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Mei 2016

Berkencan dengan Malaikat

Bagaimanakah rasanya berkencan dengan malaikat?
Pernah suatu masa
Jasad ini terkapar 'tak berdaya
Masih tigabelas waktu itu usianya

Dokter bilang,
"Harapan hidup anak Ibu satu persen,"
Sambil menenggelamkan kepala
'Tak tega

Pangkal ucapannya adalah
Tiga kali
Tiga kali perut ini
Naik meja operasi
Operasi besar semua

Satu persen, huh..
Itu artinya 99 persen
Raga ini sedang dikencani malaikat
Siapa tahu?

Memori masa lampau
Rancaekek, 16 Mei 2016

Rabu, 20 Mei 2015

Atas KehendakMu, Hingga Jemariku Menyatu Kata-kata

Oleh: HD Gumilang​

Aku bisa menulis karenaMu, bisa mendapatkan inspirasi dariMu.
Dan tinta pena ini, akan mengering sesuai kehendakMu.
Mengalirpun atas kehendakMu, hingga jemariku menyatu kata-kata.

Bila kuingat, bahwa aku bukan siapa-siapa.
Kuingat padaMu, yang bisa menjadikan sesuatu bagi siapapun.

Terimakasih telah berkenan untukku, Tuhanku.
Aku dalam belengguMu adalah ribuan kali lebih baik.
Daripada dalam belenggu manusia.

Terimakasih Tuhan, telah membuatku menulis, sampai detik ini.
Bisa berpikir dan merasa, menghayati dan menuangkan.

20 Mei 2015

Fanspage saya di sini

Senin, 06 April 2015

Salah Siapa?

oleh: HD Gumilang

"Dipikir-pikir semakin pusing
Salah siapa?

Presiden itu dipilih rakyat
Menteri dipilh presiden
Media membesarkan presiden
Rakyat tahu presiden dari media

Media berbohong pada rakyat? ah, masa?
Presiden berbohong pada rakyat? iya, gitu?
Menteri membohongi rakyat? yang bener?
Rakyat membohongi diri sendiri? apa sih?

Salah siapa?
Bingung, ke sana kemari
Pontang panting tidak ada yang mengaku

Terus siapa yang salah?
Aku?
Apa kamu?
Kitakah?
Atau kalian?

Salah, ya salah siapa?
Mencari salah kok tidak ketemu
Di mana salah berada?
Siapa yang salah?

Atau rakyat membohongi media? beneran?
Media termakan omongan rakyat? serius nih?
Menteri jumawa dikompori media? Ah, isu?
Presiden salah memilh menteri? gak mungkin ya?

Jadi siapa yang salah?
Salah siapa, di mana?
Aku?
Apa kamu?
Kitakah?
Atau kalian?

Sendu menggunung awan menggulung."

6 April 2015

Selasa, 10 Februari 2015

Sabotase

Oleh: HD Gumilang

Banjir itu kenikmatan
Kodok-kodok berloncatan
Sana kemari takkaruan

Banjir adalah peluang
Membocorkan banyak uang
Kantong negara dihamburkan

Kodok-kodok berpesta riang
Ada uang hati senang
Korbankan banyak orang

Sedot disedot
Keruk dikeruk
Tuduh dituduh
Sabotase

Remason, Wahyudi, Mamarika, Ngilumiterasi?

10 Ferbuari 2015

Selasa, 06 Januari 2015

Di Dalam Pusaran Kezaliman

By: HD Gumilang

Mengapa hati sekeras batu
Sulit menyerap hidayah ke dalam qalbu
Yang ada hanya keluh kesah
Rindu nestapa gundah

Terlalu dekat dengan dunia menjemukan
Akhirat pelan-pelan terjauhkan
Lalai melaksanakan yang wajib
Gemar melakukan yang dilarang

Amar munkar
Nahyi ma'ruf
Astagfirullahal azim

Lupa kepada Sang Pemberi Karunia
Mengada-ada
Menganggap semua buah kerja sendiri

Laa ilaha ila anta
Subhanaka
Inni kuntu
Minadzdzalimin

Tiada Tuhan selain Engkau
Suci Sungguh-sungguh Suci Engkau
Betapa diri ini
Zalim, zalim, manusia zalim, Aku ini manusia zalim

Ampuni Aku ya Rabb, ampuni aku..

6 Januari 2015

Sabtu, 25 Oktober 2014

Jika Telah Sampai

Sebuah puisi dapat merekam jiwa zaman (zeitgeist)

Jika Telah Sampai
by: HD Gumilang

Jika telah sampai kabar padamu
tentang pemimpin pecinta hewan
agaknya kau harus cemburu hati
karena ia telah nyata menduakanmu

Entah kodok, kuda, atau sespesiesnya
tidak pantas mengalihkan perhatiannya
memalingkan wajah darimu

Jika telah sampai padamu
kisah Sulaiman di tegur Tuhan
akibat asyik masyuk bersama hewan peliharaannya
niscaya dunia ini terguncang
sedemikian masygulnya

25 Oktober 2014

Minggu, 29 Juni 2014

Jumat, 28 Maret 2014

Jumat, 22 November 2013

Rabu, 13 November 2013

Selasa, 12 November 2013

Jumat, 08 November 2013

Sabtu, 26 Oktober 2013

Kamis, 22 Agustus 2013

Engkaulah Najwa -bagian II-

by: HD Gumilang 

Berulangkali aku menatapmu dalam sembunyi 
Dari balik pohon yang berlubang tempat semut-semut berlalu lalang
Semakin kemari, pikiranku kian mengerucut
Bahwa engkau itu satu, dan dicari-cari

Engkaulah Najwa

HD Gumilang

Aku ingin bertutur kepadamu dengan lancar. Melisankan bahasa getaran jiwa. Mengabarkan perasaan hati pada delapan penjuru mata angin.

Senin, 29 Juli 2013

Senin, 22 Juli 2013

Pesan Hujan


Hujan menyampaikan pesan
Jaga baik-baik air kiriman kami

Tanah mengirimkan kesan
Olah baik-baik air kiriman hujan

Pohon menyuarakan desahan
Jangan ada dusta diantara kita

Cianjur, 22 juli 2013
HD Gumilang

#Foto: Genangan Air di Halaman Rumah

Rabu, 10 Juli 2013

Sein


Keempat penjuru
Mata rantai buana
Selesai sudah dijelajahi

Aku melihatmu
Dalam relung jiwa pengembara
Yang telah lama mencari


10 Juli 2013
Cianjur kala di penghujung malam

Kamis, 06 Juni 2013

Hujan




Hujan mewariskan butir-butir mutiara yang meleka di mana saja mereka hinggap

Di dedaunan, di poho-pohon, di bangunan rumah, di jalan

Memberikan kesejukan yang mahal harganya bagi manusia-manusia